Yudi Sinlaeloe Tutup Usia, Wakapolda NTT: Selama Hidupnya Tak Pernah Cacat

Budaya, Ekopol, Humaniora10 Dilihat
Pemakanan (alm.) Yudi Sinlaeloe.

GRAHA BUDAYA Mantan Ditreskrimsus Polda NTT  Kombes Pol. Yudi Agustinus Benyamin Sinlaeloe tutup usia pada 23 Mei 2022. Salah satu putra terbaik NTT tersebut berpulang di usia 51 tahun.

Yudi Sinlaeloe menghembuskan napasnya yang terakhir di Rumah Sakit Siloam MRCCC Semanggi Jakarta sekitar Pukul 11.45 WIB dikarenakan sakit yang dialaminya.

Baca juga: Polda NTT: Tahap I Berkas Perkara IU Sudah Dikirim ke Kejati NTT

Jenazah almarhum diterbangkan dari Jakarta menggunakan pesawat dan disemayamkan di Rumah Duka di Kelurahan Oesapa, Kelapa Lima, Kota Kupang, Jumat (26/5).

Persemayaman dan pemberkatan jenasah sebelum dimakamkan dilakukan secara kedinasan, yang mana yang bertindak sebagai pemimpin upacara yaitu, Wakapolda NTT Brigjen Pol Heri Heri Sulistianto.

Dalam kesempatan tersebut Wakapolda NTT menyampaikan kata-kata penghiburan dari Kapolda NTT di tempat duka yang tak bisa menghadiri acara pemakaman.

“Saat mendengarkan riwayat hidup singkat Almarhum, patutlah dihargai bahwa selama hidupnya Almarhum telah mengabdikan diri kurang lebih 30 tahun berdinas di kepolisian dengan baik kepada masyarakat, bangsa dan Negara Republik Indonesia,” katanya.

Baca juga: Kades di Matim Tewas Gantung Diri di Kebun Kakaknya, Keluarga Tolak Autopsi

Dia menyebut bahwa dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara, almarhum tidak mengalami cacat dalam tugasnya dan tidak pernah mengeluh dengan tantangan tugas yang dihadapi.

Jabatan terakhir Yudi Sinlaeloe adalah sebagai Analis Bidpdakt Pusiknas Bareskrim Polri.

“Saya atas nama Kapolda Nusa Tenggara Timur beserta seluruh jajaran dan Bhayangkari Daerah Nusa Tenggara Timur menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya . Kami mendoakan Kiranya Tuhan yang Maha Pencipta dapat memberikan tempat yang layak di sisi-Nya sesuai Amal Bakti Almarhum,” ujarnya.

Sementara dalam acara pemakaman, Jumat (26/5) Kapolda NTT Irjen Pol Setyo Budiyanto menyatakan bahwa upacara pemakaman ini adalah sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum sebagai putra terbaik Polri yang telah mengabdikan diri untuk bangsa dan negara.

Baca juga: Dipolisikan karena Dugaan Kekerasan, BKH akan Lapor Balik Manajemen Resto Mai Cenggo

Upacara pemakaman dilaksanakan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharma Loka, Pasir Panjang, Kota Kupang, NTT.

Upacara ini ditandai dengan tembakan salvo dari senjata Laras panjang saat pemakaman almarhum turut mewarnai prosesi pemakaman jenazah di TMP Dharma Loka Kupang.

Dia mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas kepergian almarhum.

“Semoga dalam darmabaktinya yang ditempuh dapat menjadi suditauladan bagi kita semua dan arwahnya mendapatkan tempat yang semestinya di alam baka”, katanya.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.