Tampil Perdana ke Publik, Ira Ua Bantah Hasut Randy Habisi Astri dan Lael

Humaniora7 Dilihat
Randy Badjideh dan istri Ira Ua.

GRAHA BUDAYAIstri terdakwa Randy Suhardy Badjideh, Irawaty Astana Dewi Ua alias Ira Ua mempertanyakan penetapan tersangka oleh penyidik Polda NTT kepadanya. Dia membantah telah menghasut Randy menghabisi nyawa ibu dan anak Astri Manafe dan Lael Maccabbee.

Dalam sebuah pernyataan kepada Katantt.com, Jumat (6/5), Ira Ua menyampaikan curahan hatinya karena selama ini dia memilih diam. Ini merupakan pertama kali Ira Ua memberikan keterangan kepada publik, dalam hal ini media mengenai kasus pembunuhan Astri dan Lael.

“Setelah saya ditetapkan menjadi tersangka karena menurut bapak-bapak yang punya wewenang alasan suami saya berbuat kejahatan karena saya memarahi suami saya karena berselingkuh sehingga suami saya niat membunuh, perlu digarisbawahi bahwa menurut mereka suami saya berniat karena saya, bukan saya yang berniat atau tidak ada satupun perkataan saya ditemukan saya menyuruh suami saya,” katanya dikutip dari Digtara.com, Jumat (6/5).

Baca juga: Beredar Rekaman Video yang Menyebut Ira Pukul Lael Pakai Balok di Pelukan Astri

Dia mengungkapkan bahwa dia tidak memiliki niat jahat untuk menghabisi nyawa kedua korban Astri dan Lael.

“Saya tidak pernah berniat jahat dan ikut serta dalam peristiwa ini,” ucapnya.

Ira menegaskan bahwa dia tidak pernah tahu apa yang terjadi antara Randy dengan korban Astri dan Lael sejak awal kejadian pembunuhan tersebut terjadi pada Agustus 2021. Dia hanya mengetahui bahwa suaminya sedang melakukan pekerjaannya.

“Mutlak peristiwa itu terjadi pada saat saya berpikir suami saya sedang bekerja,” kata ibu satu anak ini.

Baca juga: Beredar Rekaman Suara SM, Sebut Pelaku Pembunuhan Lebih dari 2 Orang

Ira Ua tidak menduga bahwa dia kemudian ditetapkan menjadi tersangka oleh penyidik pada 27 April setelah menjalani pemeriksaan terakhir pada 25 April 2022.

“Padahal di sore tanggal yang sama (25 April) saya masih menjalani pemeriksaan sebagai saksi, di tanggal 26 April 2022 saya diberikan surat pemanggilan sebagai tersangka dan di tanggal 27 April saya ditetapkan sebagai tersangka. Saya penasaran, apakah ini artinya apapun hasil pemeriksaan saya tidak penting? Karena apapun hasil pemeriksaan terhadap saya sudah dipastikan saya ditetapkan sebagai tersangka?,” tanya Ira Ua.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.