Randy Dituntut Hukuman Mati karena Terbukti Lakukan Pembunuhan Berencana terhadap Astri dan Lael

Terdakwa Randi Badjideh.

GRAHA BUDAYA— Sidang agenda tuntutan terhadap terdakwa Randy Badjideh atas kasus kematian ibu dan anak di Kupang, Astri Manafe dan Lael Maccabee terjadi hari ini, Senin (18/7) di Pengadilan Negeri Kupang yang awal mulanya diagendakan pada tanggal 13 Juli 2022. 

Penundaan sidang tuntutan tersebut, oleh Hakim Ketua Pengadilan Negeri Kupang Wari Juniarti disebabkan JPU belum menyiapkan materi tuntutan untuk Randy.

Di sitir dari Victorynews, keluarga korban pembunuhan memenuhi ruang tunggu persidangan di Pengadilan Negri Kupang untuk mengikuti sidang tuntutan JPU terhadap Randy Badjideh hari ini.

Sejak pukul 09.55 WITA, Opa Saul Manafe selaku ayah dan opa kandung kedua korban baru tiba di ruang tunggu Pengadilan Negri Kupang untuk menanti tuntutan yang dijatuhkan JPU terhadap Randy Badjideh.

Baca Juga: Aliansi Pencari Keadilan Astri dan Lael Minta Randy Dihukum Mati

Dalam sidang, jaksa penuntut umum menuntut terdakwa Randi Badjideh dengan tuntutan hukuman mati. Hal tersebut dibacakan secara bergantian oleh JPU Kejari Kota Kupang Herry C Franklin dan Siska Marpaun di PN Kupang.

Menurut jaksa, Randy dituntut Hukuman Mati karena berdasarkan temuan persidangan bahwa motif pembunuhan masuk dalam kategori pembunuhan berencana karena sengaja menghilangkan nyawa kedua korban.

“Perbuatan terdakwa sangat sadis dan dengan sengaja menghilangkan nyawa Astri dan Lael,” ungkap JPU. 

Baca Juga: Besok, 3 Jenazah Warga NTT Dipulangkan dari Papua: 2 ke Bajawa dan 1 ke Manggarai

Dalam tuntutannya, JPU menyebutkan bahwa Astri dicekik Randy Badjideh hingga tewas sedangkan Lael dibekap Randy Badjideh hingga meninggal dunia.

Hal itu terkonfirmasi dengan hasil autopsi tidak ada tanda bekas cekikan di tubuh Lael.

Sidang tuntutan tersebut dipimpin langsung oleh Hakim Ketua Wari Juniarti didampingi Hakim Anggota Reza Tyrama, AA Gde Oka Mahardika, Murthada Moh Mberu, dan Florence Katerina.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.