PH Korban Minta Penyidik Buka Percapakan Astri dan Randy

Humaniora4 Dilihat
Aditya Nasution.

GRAHA BUDAYA Penasehat hukum keluarga Manafe, Adithya Nasution meminta penyidik Polda NTT membuka percakapan korban Astri Manafe dengan tersangka Randy Badjideh dalam penanganan perkara pembunuhan ibu dan anak di Kupang.

Menurut dia, percakapan antara Astri dan Randy bisa membuka tabir pembunuhan  Astri dan Lael yang masih misteri.

“Tolong buka percakapan antara Astrid dan Randy atau percakapan data telekomunikasi milik Astrid. Itu yang kita harapkan menjadi bukti tambahan yang memiliki kekuatan untuk menunjukkan apa yang sebenarnya terjadi sebelum pembunuhan ini,” katanya di Kupang, seperti dikutip dari Youtube Kupang Terkini, Minggu (6/3).

Penyidik Polda NTT telah melengkapi tiga kali petunjuk yang diberikan oleh jaksa pada Kejati NTT. Tapi hasilnya masih nihil. Sampai saat ini berkas perkara pembunuhan ini masih pulang-pergi (PP) Polda-Kejati NTT.

Hal itu karena penyidik belum melengkapi bukti-bukti yang digarisbawahi jaksa untuk memperkuat alak bukti penetapan Randy sebagai tersangka tunggal.

Menurut Aditya, masih banyak bukti yang perlu dilengkapi oleh penyidik untuk menjadikan kasus ini terang berderang.

“Penetaan tersangka RB itu hanya berdasarkan dari keterangan tersangka sendiri terhadap perkara ini sebagai tersangka dan juga yang saya ketahui hanya berdasarkan bukti petunjuk GPS mobil yang digunakan tersangka pada saat eksekusi,” pungkas pengacara kondang ini.

Aditya mengatakan sebetulnya penyerahan diri Randy pekerjaan penyidik menjadi lebih mudah dalam menggali bukti atau informasi tambahan dan menangani perkara ini.

Sayangnya, penyidik hanya memakai keterangan dari tersangka dan mengabaikan bukti atau informasi dari pihak lai.

“Dengan adanya tersangka ini memudahkan penyidik atau kepolisian untuk mengungkap kasus ini lebih jauh,” imbuhnya.

Dia menilai bahwa dengan bukti yang tidak lengkap,Randy bisa melakukan pembelaan di persidangan. Dan itu sangat berbahaya karena tersangka bisa saja dilepas.

Dia mendorong penyidik harus tegas dan menyelidiki kasus ini secara komprehensif agar tersangka dijerat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya.

“Kita tentu tidak mau tersangka RB ini lepas di persidangan. Kami harapkan tersangka ini dijerat dengan hukuman yang semaksimal mungkin,” ungkapnya.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.