Mohon Kelancaran Kasus Penkase, Keluarga dan Aliansi Ziarah ke Makam Astri dan Lael

Korban Astri dan Lael.

GRAHA BUDAYA — Cinta masyarakat Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada korban pembunuhan ibu dan anak Astri Manafe dan Lael Maccabbee begitu besar. Hari ini, Sabtu (9/7) mereka melakukan ziarah ke tempat pemakaman Astri dan Lael.

Pemakaman Astri dan Lael terletak di Haukoto, Kelurahan Fatukoa, Kupang. Keduanya dikuburkan dalam satu liang lahat pada akhir November 2021.

Masyarakat yang melakukan ziarah terdiri dari beberapa aliansi dan organisasi kepemudaan di Kupang, seperti Garda Triple X Flobamora dan beberapa ormas lainnya. Turut hadir dalam ziarah ini ayah korban Saul Manafe dan kakak Jack Manafe.

Baca juga: Pimpinan Kubu NTT dalam Bentrokan di Yogyakarta Serahkan Diri, 2 dari Maluku

Di pemakaman Astri dan Lael, keluarga dan aliansi pencari keadilan babar lilin dan berdoa mohon keselamatan dan ketentraman abadi kedua korban. Mereka juga berdoa agar kasus pembunuhan dengan terdakwa segera menemui titik terang.

Selain berziarah ke makam Astri dan Lael, aliansi juga berdoa di rumah keluarga yang terletak di Kelapa Lima, Kota Kupang. Hal itu terungkap dari pernyataan Meli Hadjo dalam siaran langsung Facebooknya.

Baca juga: Buang Sine: Orang yang Pernah Meminta GPS Mobil Rush ke Fitri Ibrahim Perlu Didalami

Dalam siarannya, Meli juga meminta masyarakat yang ingin berdoa untuk korban tetap tidak sempat berziarah ke makam mereka, bisa langsung menuju rumah korban di Kelapa Lima.

Dalam napak tilas kemanusiaan hari ini, keluarga dan aliansi juga sempat singgah di Patung Kepala Garuda, proyek mercusuar Gubernur (alm.) Frans Lebu Raya yang mangkrak. Menurut informasi, Patung Garuda diduga menjadi tempat eksekusi kedua korban.

Baca juga: Jadi Korban Bentrokan NTT vs Maluku di Jogya, Mahasiswa Papua Cacat Permanen

Perlu diketahui bahwa kasus pembunuhan Astri dan Lael kini sedang menunggu pembacaan tuntutan oleh jaksa yang diagendakan dilaksanakan pada Rabu, 13 Juli 2022 mendatang. Agenda ini dinilai terlalu cepat dan seolah ingin buru-buru menutup buku kasus pembunuhan Astri dan Lael.

Pasalnya, dalam persidangan terungkap sejumlah fakta baru dan kontradiktif tetapi tidak ditindaklanjuti atau didalami secara lebih mendalam.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.