Menhub: Kapal Roro Rute NTT-Maluku akan Dibangun Paling Lambat 2024

Ekopol, Pariwisata18 Dilihat
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

GRAHA BUDAYA— Kabar gembira bagi masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur datang dari Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. 

Menurutnya, Bank Dunia (World Bank) mempunyai keinginan untuk mendukung konektivitas di daerah kepulauan seperti di NTT dan Maluku berupa pembangunan kapal roro.

Hal tersebut disampaikan oleh Budi Karya dalam keterangan tertulisnya pada saat meninjau langsung Pelabuhan Tenau di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (20/7/).

“Kami menyambut baik adanya inisiatif bantuan kapal roro dari World Bank ini, karena daerah kepulauan seperti NTT dan Maluku membutuhkan pergerakan lalu lintas kapal yang lebih intens dan sampai end to end menjangkau masyarakat,” ujar Budi.

Baca Juga: Tragis! 2 Imam Katolik Diculik di Nigeria, 1 Dibunuh Secara Brutal

Saat ini pihaknya sedang mengkaji rute kapal roro yang akan berkeliling dari NTT sampai ke Maluku agar jarak perjalanan tidak jauh dan semakin disinggahi kapal yang membawa penumpang maupun logistik.

“Rute sedang dikaji dengan hub di Kupang dan Maumere. Kapal ini nantinya akan berkeliling dari NTT sampai ke Maluku, sehingga jarak perjalanan kapal tidak jauh dan daerah ini semakin sering disinggahi kapal yang membawa penumpang maupun logistik,” ungkap Budi. 

Budi mengatakan bahwa pihak World Bank sudah menyetujui dan pembangunan akan dimulai paling lambat tahun 2024.

Baca Juga: Romo Deken Larantuka Ditemukan Meninggal di Kamar Tidur, Penyebabnya Masih Misteri

 “World Bank sudah setuju untuk memberikan bantuan, dan akan segera difinalisasi. Insyaallah, tahun depan atau paling lambat 2024 sudah jalan,” ungkapnya.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.