Kejati NTT: Potensi Adanya Tersangka Baru akan Terungkap di Persidangan Randy

Humaniora5 Dilihat

 

Wisnu Hutama.

GRAHA BUDAYA Kasus pembunuhan ibu dan anak di Kupang, Astri Manafe dan Lael Maccabbee telah memasuki babak baru.

Setelah berkas perkara rampung (P-21) pada 23 Maret, kini Kejati NTT sedang membuat dakwaan dan segera melimpahkan ke pengadilan untuk disidangkan.

Kepala Kejati NTT Wisnu Hutama mengatakan adanya potensi tersangka baru dalam kasus pembunuhan Astri dan Lael, akan terungkap di persidangan dengan tersangka Randy Badjideh.

Baca juga: Tabernakel dan Hosti Sebuah Gereja di Chili Dinodai Orang Tak Dikenal

“Semuanya akan terbuka saat persidangan,” katanya dikutip Victorynews, Jumat (1/4).

Dia mengatakan pihaknya sejak awal sangat intens mengawal kasus pembunuhan dua warga Kota Kupang tersebut.

Hal itu terbukti dengan dikembalikannya berkas perkara Randy sebanyak tiga kali oleh Kejati NTT sejak awal tahun ini.

Baca juga: Penyidik Serahkan Randy, 2 Mobil, 2 Motor dan Sejumlah Alat Bukti ke Kejati NTT

Saat ini, Kejati NTT menyiapkan lima orang Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk mengawal proses persidangan Randy.

Kejati NTT akan mengikuti prosedur hukum yang berlaku dan dengan transparan mengawal perkara Astri dan Lael.

“Kita ikuti saja proses hukumnya seperti apa,” ungkap Wisnu yang baru beberapa bulan bertugas sebagai Kepala Kejati NTT.

Penyidik sebelumnya telah melimpahkan tersangka dan sejumlah alat bukti pada 31 Maret lalu kepada Kejati NTT.

Tersangka Randy Badjideh kini sedang ditahan di rutan Polda NTT.

Dari informasi dihimpun, sejumlah barang bukti yang diserahkan penyidik antara lain dua mobil yaitu mobil merk Rush dan Avanza; dua unit motor; dan pakaian korban.

Barang bukti pakaian antara lain baju, celana pendek, pakaian dalam, bra, ikat pinggang, masker mulut, ikat rambut, serta pembalut wanita yang dipakai korban Astri.

Sementara barang bukti bayi Lael adalah topi dengan corak bergaris merah putih, kuning, biru, celana panjang karet berwarna hitam, baju berwarna biru, jaket anak-anak berwarna hijau dan popok.

Selain itu, barang bukti lain, linggis 2 buah, sekop 2 buah untuk menggali lubang, serta enam buah plastik hitam berukuran besar.

Alat bukti mobil Avanza adalah alat bukti yang kemudian ditahan penyidik setelah pihak jaksa Kejati NTT meneliti berkas perkara Randy beberapa waktu lalu.

Mobil tersebut diduga digunakan Randy atau pihak lain dalam rangkaian kejadian pembunuhan terhadap Astri dan Lael.

Dalam rekonstruksi Desember 2021, mobil Avanza tersebut tidak pernah muncul karena Randy mengaku membunuh korban didalam mobil Rush yang dipakainya.

Adanya mobil Avanza terungkap setelah saksi Fery mengatakan kepada penyidik bahwa dia mencuci mobil Avanza saat diminta Randy, bukan mobil Rush.

Publik menilai ada hal yang ganjil dengan sejumlah alat bukti yang diserahkan penyidik.

Pasalnya, hingga kasus ini dinyatakan lengkap, tetapi pelaku pembunuhan masih tunggal yaitu hanya Randy seorang diri.

Padahal, dari fakta dan alat bukti yang ada, diduga kuat adanya keterlibatan pelaku lain yang membantu Randy melancarkan aksinya menghabisi kedua korban.

Publik saat ini menaruh kepercayaan tinggi pada Kejaksaan dan pengadilan akan mengungkap kasus ini secara terang-benderang dan berperikemanusiaan.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.