Jika Berkas Belum Lengkap, 2 April 2022 Randy Bisa Bebas

Humaniora3 Dilihat
Randy Badjideh.

KUPANG (GRAHA BUDAYA) — Benny Taopan, kuasa hukum Randy Badjideh menjelaskan bahwa kliennya bisa bebas dari tahanan jika berkasnya belum lengkap hingga waktu yang ditentukan yakni 2 April 2022.

Diketahui Randy adalah tersangka tunggal kasus pembunuhan terhadap ibu dan anak di Kupang, Astri Manafe dan Lael Maccabee.

Dia mengatakan masa penahanan sesuai Pasal 24 KUHAP adalah 20 hari, dan diperpanjang menjadi 40 hari. Berhubung ancamannya 9 tahun, sesuai dengan pasal 29 KUHP, dapat diperpanjang 60 hari lagi. Jadi jumlah 120 hari penahanan di penyidik.

Baca Juga: Engkos Djami Berpulang: Bawalah Lukisanmu bagi Astri dan Lael

“Jika sampai waktu yang ditentukan berkas belum lengkap maka Randy harus dikeluarkan dari tahanan, karena dia ditahan sejak 2 Desember 2021. Artinya tanggal 2 April 2022 harus sudah lengkap. Karena berdasarkan pasal-pasal yang disangkakan kepada tersangka yakni pasal 340 dan 338 belum kuat dan lengkap,” kata Benny di Kupang, Rabu (9/2).

Menurut Benny jika dipaksakan maka akan sulit untuk pembuktiannya di pengadilan nanti karena tersangka tidak dapat terbukti dengan pasal-pasal tersebut.

“Disarankan sebaiknya penyidik menyesuaikan saja dengan pasal dengan alat bukti yang ada. Jangan dipaksakan,” pungkasnya.

Sebelumnynya pada Senin (7/2) lalu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejati NTT untuk kedua kalinya mengembalikan berkas perkara tersangka Randy ke penyidik Polda NTT.

Kasi Penkum Kejati NTT Abdul Hakim mengatakan pengembalian berkas itu lantaran penyidik belum memenuhi petunjuk jaksa.

Kejati mengembalikan berkas tersebut maka dipastikan ada sejumlah materi yang dimintai jaksa harus dilengkapi lagi oleh penyidik.

“Yah, petunjuk jaksa belum dipenuhi,” terangnya.

Baca Juga: Ada Bekas Darah Saat Ditemukan, Astri Diduga Tidak Dibunuh pada Agustus 2021

Abdul memastikan dalam penanganan kasus tersebut, jaksa atas perintah Kepala Kejati NTT, Yulianto, bekerja profesional dan detail dalam melakukan kajian.

“Biasanya paling lambat dua pekan lagi harus dinaikkan,” imbuhnya.*

Sumber: Rakyat NTT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.