Ira Tersenyum Saat Terima Surat Penahanan

Ira menerima surat penahanan.

GRAHA BUDAYA Irawaty Astana Dewi Ua alias Ira Ua telah ditahan penyidik Polda NTT setelah pemeriksaan intensif selama dua hari, sejak Selasa (24/5) lalu. Ira Ua ditahan penyidik pada Rabu (25/5) malam.

Istri terdakwa Randy Suhardy Badjideh tersebut ditahan berdasarkan Surat Perintah Penangkapan Nomor: SP-Kap/13/V/2022/ Ditreskrimum Polda NTT yang diterbitkan pada Kamis, 25 Mei 2022.

Selama pemeriksaan, penyidik menduga keras Ira Ua telah melakukan tindak pidana pembunuhan berencana sebagaimana dimaksud pasal 340 KUHPidana Subs pasal 338 KUHPidana Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 2 KUHPidana Jo Pasal 80 Ayat (3) dan((4) Jo Pasal 76 C UU No.35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No.23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak atau Pasal 221 ayat (1) KUHPidana.

Baca juga: Bayu Sebut IU Sering ‘Kepo’ Hubungan Astri dan RB Lewat Sonia Sepupu Baron

Ira Ua ditahan di sel Polda NTT.

Saat menerima surat penahanan dari penyidik Polda NTT, Ira Ua tampak tersenyum. Hal itu terlihat dari beberapa foto yang diunggah netizen di media sosial.

Tidak diketahui alasan Ira Ua begitu bahagia ketika menerima surat penahanan di ruang Subdit II Ditreskrimum Polda NTT.

Dari foto-foto tersebut, tampak Ira Ua mengenakan jaket, celana panjang jeans dan baju kaos berwarna gelap.

Ira Ua sempat menjalani pemeriksaan medis berupa tensi darah dan swab antigen oleh tim medis Polda NTT sebelum masuk ke sel tahanan. Di foto lainnya, tampak Ira Ua berdiri dan tertunduk lesu. 

Baca juga: Resmi Ditahan, Ira Ua Terancam Pidana Mati seperti Randy

Ada beberapa orang tahanan di sel yang dihuni Ira Ua yaitu di gedung Dit Tahti Polda NTT. Ira kini pun mendekam di sel bersama suaminya yang sudah lebih dahulu.

Kabid Humas Polda NTT AKBP Arya Sandi mengatakan bahwa penahanan terhadap Ira Ua resmi dilakukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan marathon sejak 24 Mei lalu pasca praperadilan Ira Ua ditolak Pengadilan Negeri Kupang, 19 Mei 2022.

Salah satu alasan paling penting terkait penahanan tersangka, kata dia, adalah agar memudahkan penyidik dalam menangani kasus pembunuhan Astri dan Lael.

“Agar tidak melarikan diri, merusak barang bukti dan mengulangi perbuatan lagi,” ungkapnya.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.