Ira Jadi Tersangka, Jack Manafe: Dari Awal Kami Duga Tersangka Lebih dari 1 Orang

Ekopol, Humaniora8 Dilihat
Jack Manafe, kakak korban Astri Manafe.

GRAHA BUDAYA Kakak korban pembunuhan ibu dan anak di Kupang, Jack Manafe mengapresiasi kinerja penyidik, baik itu penyidik Polda NTT maupun jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT.

Dia menilai bahwa penyidik telah bekerja optimal dalam menangani kasus pembunuhan yang menimpa anggota keluarganya, Astri Manafe dan Lael Maccabbee pada medio 2021 lalu.

“Kami mengapresiasi semua proses yang sudah berjalan dari awal sampai dengan saat ini. Tentunya ini merupakan kerja keras dari penyidik baru, dalam hal ini Bapak Kapolda bersama jajarannya,” katanya dalam wawancara dengan Kupang Terkini yang diunggah di Facebook pada Rabu (4/5).

Baca juga: Beredar Rekaman Video yang Menyebut Ira Pukul Lael Pakai Balok di Pelukan Astri

Pekan lalu, penyidik telah menetapkan satu tersangka baru yaitu istri terdakwa Randy Suhardy Badjideh, Irawaty Astana Dewi Ua.

Ira Ua terakhir kali diperiksa pada Senin (25/4) oleh tim penyidik Ditrekrimum Polda NTT. Pemeriksaan terakhir terhadap Ira Ua bersamaan dengan munculnya namanya dalam dakwaan Randy yang dirilis Pengadilan Negeri Kupang pada 25 April.

Berkas dakwaan Randy didaftarkan dengan nomor perkara 80/Pid.B/2022/PN Kpg di PN Kupang pada 25 April 2022.

Baca juga: Beredar Rekaman Suara SM, Sebut Pelaku Pembunuhan Lebih dari 2 Orang

Dalam dakwaan, disebutkan bahwa dakwaan Ira Ua diajukan secara terpisah. Randy dan Ira terbukti “melakukan, menyuruh melakukan atau turut serta melakukan, dengan sengaja dan dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain, yakni korban Astri Evita Seprini Manafe.”

Atas perbuatannya, mereka dijerat Pasal 340 KUHPidana Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana, Pasal 338 KUHPidana Jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHPidana, Pasal 80 Ayat (3) Jo. Pasal 76C Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Jack Manafe mengakui kinerja Kejati NTT yang begitu teliti dalam memeriksa dan meneliti berkas perkara Randy.

“Kami mendukung pihak kejaksaan yang bekerja secara profesional,” ucapnya.

Baca juga: Jadi Saksi Mahkota, Randy dan Ira Berpotensi “Perang” di Pengadilan

Penetapan tersangka Ira Ua, bagi Jack Manafe, membenarkan dugaan keluarga sejak awal bahwa pelaku pembunuhan kedua korban lebih dari satu orang.

“Seperti yang kami katakan dari awal bahwa dugaan kami keluarga ini tersangka lebih dari satu (orang),” paparnya.

Jack berharap persidangan Randy yang akan digelar pada Rabu, 11 Mei 2022 nanti bisa berjalan lancar dan aman. Dia menjamin keamanan tersangka karena pihak keluarga tidak mungkin main hakim sendiri.

“Kami sebagai keluarga korban, kami men-support para jaksa serta hakim yang akan sama-sama membacakan dakwaan terhadap saudara tersangka Randy Badjideh,” katanya.

Baca juga: Jika Terus Berbohong hingga di Pengadilan, Randy Bisa Saja Dihukum Mati

Saat ini pihak keluarga menunggu informasi resmi dari pihak pengadilan mengenai jadwal persidangan tersangka Randy.

“Untuk rencana persidangan tanggal 11 Mei ini, tentunya kami keluarga sangat bersyukur kepada Tuhan karena proses ini sedang berjalan dan terus berjalan dan kami keluarga sampai saat ini menunggu informasi resmi dari pengadilan,” tukasnya.

Kepada seluruh masyarakat NTT yang sama-sama berjuang mencari keadilan kasus Astri dan Lael, Jack meminta agar senantiasi tenang dan menyerahkan seluruh proses perkara ini kepada penyidik dan jaksa.

“Kami berharap semua pihak-pihak yang sampai dengan saat ini mendoakan dan men-support pihak Polda sendiri untuk mengungkap (kasus ini),” ungkapnya.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.