Hakim Ingatkan Ira Ua Soal Statusnya sebagai Tersangka: Anda Harus Konsisten

Ira Ua dan Randy.

GRAHA BUDAYA — Sidang kasus pembunuhan Astri Manafe dan Lael Maccabee kembali digelar di Pengadilan Negeri Kupang pada Rabu (8/6) pagi. Agenda persidangan adalah pemeriksaan lanjutan saksi-saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU).

Sidang ini menghadirkan enam orang saksi, yaitu Kadir alias Pipex, Fitri Ibrahim, Santi Mansula, Sonia Tule, Ronal Lay dan Irawaty Astana Dewi Ua alias Ira Ua.

Sidang dipimpin Hakim Ketua Majelis Wari Juniati yang didampingi empat hakim anggota yakni Teddy Windiartono, Reza Tyrama, A A. Gde Oka Mahardika dan Murthada Mberu.

Baca juga: Bukan SM atau Sonia, Ira Mengaku Mengetahui Perselingkuhan RB dan Astri dari Baron

Sementara dari pihak JPU ada Herry Franklin, Sarta, Herman Deta, Fera, dan Sisca Gitta Rumondang Marpaung.

Di sisi lain, terdakwa Randy Badjideh didampingi Yance Thobias Mesah, Harri Pandie, Benny Taopan, Narita Krisna Murti dan Diky Ndun.

Ketika memeriksa saksi Ira Ua, Ketua Majelis Hakim Wari Juniati memperingatkan dia agar jujur dan konsisten dalam memberikan keterangan. Hal itu karena Ira Ua sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Saksi hati-hati, karena sudah tetapkan tersangka, jangan sampai nanti beda dengan saat jadi terdakwa,” ujarnya.

Baca juga: PN Kupang Klaim Tidak Melarang Wartawan Liput Sidang Kasus Penkase

Ira Ua tidak mengambil sumpah karena masih ada hubungan keluarga yakni suami dan istri.

Dalam keterangannya, Ira Ua mengatakan kejadian pembunuhan terjadi pada 27 Agustus 2021. Saat itu, suaminya minta membohonginya dengan mengatakan pergi ke Pulau Semau karena ada urusan dengan bosnya pada 26 Agustus dan kembali pada 28 Agustus.

Ira Ua yang mengenakan kemeja putih dan celana panjang hitam menerangkan bahwa berita penemuan jasad kedua korban didapatkannya dari media. 

Dia juga mendengar dari media kalau suaminya menyerahkan diri pada 2 Desember 2021 lalu.

“Saya mendengar dari media bahwa suami saya mengaku yang melakukannya,” ucapnya.

Baca juga: Opa Saul Manafe Sebut Randy Telah Berbohong Soal Biaya Persalinan Lael

Dia menjelaskan kronologi pada hari-hari kejadian pembunuhan. Dia mengatakan pada 29 Agustus dia sempat mengecek kantor BPK karena Randy bilang pulang pada 28 Agustus.

Pada 28 Agustus Randy pulang dari Semau dan mereka tidur di Alak. Namun tidak ingat kapan persis Randy pulang pada hari itu. Saat itu, Randy mengemputnya di Naikolan ke Alak.

“Saya minta maaf, saya tidak ingat pulang jam berapa,” pungkasnya.

Dapat Informasi dari Baron

Selama ini berbedar kabar bahwa tersangka Ira Ua mengetahui perselingkuhan antara suaminya dan Astri Manafe dari temannya seperti Santi Mansula dan Sonia Tulle.

Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kelas 1 A Kupang, Rabu (8/6), Ira Ua justru mengatakan sebaliknya.

Kepada majelis hakim, dia mengatakan bahwa informasi mengenai perselingkuhan Randy Badjideh, suaminya dengan korban diketahuinya melalui Baron yang merupakan teman SD-nya. Baron adalah sepupu dari Sonia Tulle yang kemudian menjadi teman Ira Ua.

Sonia disebut-sebut pernah mencuri data percakapan WhatsApp korban Astri di kantor saat keduanya bekerja di satu perusahaan.

Baron menceritakan hubungan gelap suaminya dengan mantan pacarnya saat SMA di Rote tersebut pada sekitar 20 Mei 2021 lalu.

Ira Ua mengatakan dia tidak sanggup menerima apa yang telah dibuat suaminya Randy karena telah mengingkari janji pernikahan mereka. Dari perkawinan itu, keduanya dikaruniai seorang anak perempuan bernama Nadira.

Setelah mencari ke teman-temannya yang lain, Ira Ua mengaku sempat melihat suaminya menggendong Lael. Ketika ditanya, Randy mengatakan dengan tegas bahwa itu anaknya.

“Saya tanya itu anak siapa, dia bilang iya itu anak saya,” ujar Ira Ua.*

Sumber: Pos Kupang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.