Dari 1000 Lilin hingga Penahanan Tersangka Ira Ua

Warga Berpose di Lukisan Astri dan Lael.

GRAHA BUDAYA— Kasus kematian ibu dan anak, Astri Manafe dan Lael Maccabbee masih terus bergulir. Hingga hari ini, Rabu (25/5), kasus masih diperdebatkan menyoal tersangka pembunuhan Ira Ua (IU) yang belum di tahan oleh Polda Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebanyak 1000 lilin yang dipasang untuk kedua korban, dari Alor “Pulau Kenari” hingga Jakarta “Kota yang tidak pernah tidur” pertanda bahwa kasus ini menjadi kasus kejahatan ini luar biasa dan harus ditindak tegas.

Cahaya Lilin yang dipasang seantero negeri, telah menunjukkan titik terang. Berawal dari pelaku tunggal, kini menyasar ke beberapa tersangka lain yang terus disuarakan oleh pencari keadilan via media sosial.

Seperti sebuah adagium, “Secepat Apapun Kebohongan Berlari, Yakinlah Bahwa Kebenaran Akan Melewatinya.”

Baca Juga: Kematian Bendahara Bupati Lembata Dinilai Tak Wajar

Tepat tanggal 19 Mei 2022, Derman Parlungguan Nababan, selaku Majelis Hakim Tunggal Dalam amar putusannya, dengan mempertimbangkan seluruh keterangan saksi, bukti-bukti keterangan saksi ahli maka dalil pemohon ditolak untuk seluruhnya.

Hakim dalam pertimbangannya mengatakan, keberadaan bukti, bukti tersebut sudah memenuhi bukti yang cukup sesuai KUHAP atau sah. 

“Maka penetapan tersangka tersebut sudah sah,” tegasnya.

Tidak sampai disitu, keluarga yakni kakak korban dan para pencari keadilan lainnya terus mendorong dan mendesak Polda NTT untuk segera menahan tersangka karena praperadilan telah ditolak.

Baca Juga: Remaja SMP di Kupang Dihamili Pacarnya, Kini Hamil 7 Bulan

“Tangkap Ira Ua, tangkap Ira Ua,” teriak Jack Manafe, kakak korban.

Akhirnya seluruh doa dan harapan dari keluarga dan masyarakat pencari keadilan Astri dan Lael terjawab.

Hari ini Kabid Humas Polda NTT AKBP Ariasandy mengatakan bahwa penyidik telah menerbitkan Surat Perintah Penangkapan (Sprinkap) tersangka.

Ira Ua menjalani pemeriksaan marathon sebagai tersangka sejak Selasa kemarin hingga Rabu pagi tadi.

Di tengah desakan publik yang begitu deras, penyidik rupanya tidak mau berlama-lama membiarkan istri terdakwa Randy Badjideh tersebut berkeliaran.

“Saat ini Ira sementara menjalani pemeriksaan, dan penyidik juga telah menerbitkan Sprinkap sehingga jika hasil pemeriksaan penyidik menyimpulkan bahwa Ira ditahan maka penyidik langsung menahannya sesuai Sprinkap yang telah diterbitkan tersebut,” ujarnya kepada Pos Kupang, Rabu (25/5).*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.