Berkas IU Belum Lengkap, Kejati NTT akan Beri Peringatan kepada Polda NTT

Kejati Nusa Tenggara Timur.

GRAHA BUDAYA— Berkas kasus tindak pidana pembunuhan ibu dan anak di Kupang Astri Manafe dan Lael Maccabbee, dengan tersangka Ira Ua hingga saat ini masih ditangan penyidik ​​Ditreskrimum Polda NTT. 

Dilansir Realita Rakyat, Kajati NTT Hutama Wisnu melalui Kasi Penkum dan Humas Kejati, Abdul Hakim, Selasa (21/6), menyatakan bahwa berkas tersebut masih dinyatakan belum lengkap (P–19). 

“Berkas tersangka Ira Ua masih ditangan penyidik ​​Ditreskrimum Polda NTT setelah berkasnya dinyatakan P–19 (belum lengkap),” ungkap Abdul.

Baca Juga: Dugaan Dibekap dan Dipukul, Ahli Forensik Sebut Ada Banyak Luka di Sekujur Tubuh Astri dan Lael

Ditegaskan Abdul, dalam berkas perkara dengan tersangka Ira Ua disertai petunjuk kepada penyidik ​​Ditreskrimum Polda NTT untuk dipenuhi.

Abdul kembali menegaskan jika petunjuk tersebut belum juga dilengkapi maka jaksa peneliti akan kembali menyatakan P–19 atas berkas tersebut.

Bahkan, terhitung sejak sejak dikembalikannya berkas tersebut maka hingga saat ini Ditreskrimum Polda NTT hanya memiliki waktu satu minggu.

Baca Juga: Seolah Tak Bersalah, Randy Tos-Tosan dengan 3 PH dan Seorang Diduga Penyidik Usai Sidang

“Terhitung sejak dikembalikan berkasnya maka sampai saat ini Polda NTT tinggal waktu satu minggu saja untuk penuhi petunjuk-petunjuk,” tegas Abdul.

Lanjut Abdul, jika dalam kurun waktu satu minggu belum juga dipenuhi maka jaksa akan memberikan surat peringatan kepada penyidik ​​Ditreskrimum Polda NTT. Dan, jika itupun tidak diindahkan maka SPDP kasus tersebut akan dikembalikan ke Polda NTT.

“Jika sisa waktunya juga belum maka kami akan surati penyidiknya. Dan, jika belum juga maka SPDP terancam dikembalikan oleh jaksa penuntut berkas perkara,” katanya.

Baca Juga: Beda Versi Saksi Ahli IT dan Kesaksian Ferry, Kejanggalan Kasus Penkase Kian Jelas

Untuk diketahui kasus pembunuhan ibu dan anak di Kupang Astri Manafe dan Lael Maccabbee, sampai saat ini masih terus berjalan. Dari pemeriksaan sejumlah saksi menetapkan tersangka baru yakni Irawaty Astana Dewi alias Ira Ua.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.