Berawal dari Libur Sekolah, 2 Kakak Beradik di TTS Tewas Terseret Banjir

Ilustrasi (detikNews.Com)

GRAHA BUDAYA— Kisah pilu menimpa salah satu keluarga di Desa Fotilo Kecamatan Amanatun Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan. Berawal dari libur sekolah dua orang kakak beradik harus menemui ajalnya usai terseret banjir pada hari Sabtu (2/7). Kedua korban bersama adiknya mengunjungi keluarga di Amfore Toianas.

Pada hari sabtu, 2/7/2022 ketiganya hendak kembali ke kediaman mereka di Fotilo. Diketahui saat itu pas hujan, akhirnya paman dari kedua korban mengantar mereka. Untuk menuju kesana, mereka harus melewati kali Tuanas. Setiba di kali tersebut, saat itu kali dalam keadaan banjir akibat hujan yang mengguyur wilayah tersebut.

Mereka kewalahan untuk menyeberangi karena tempat yang biasa mereka lewati sangat sempit dan arus air saat itu sangat deras. Akhirnya mereka memutuskan untuk mencari kali yang agak lebar supaya arus airnya tidak sederas tempat yang selalu mereka lewati tersebut.

Baca Juga: Pakar Hukum Sebut Randy atau Ada Sutradara Jenius yang Mengatur Skenario Kasus Penkase

Setelah menemui kali yang agak luas dan lebar, paman dari kedua korban menyebrangi adik mereka, Juliana Kase sedangkan kedua korban memilih berlindung dikebun yang pemiliknya dikatakan merupakan seorang yang memilki gangguan jiwa.

Dalam sekejap, tiba-tiba pemilik kebun mendatangi mereka dan marah-marah. karena panik, kedua korban langsung berlari kearah kali yang sedang banjir.

Paman yang sudah berhasil menyebrangkan Juliana Kase, hendak menjemput kedua korban. namun pada saat itu, dia melihat kedua korban sudah dibawah arus air yang deras. lalu dia berteriak minta tolong  kepada warga sekitar.

Baca Juga: Suster Giovanita Meninggal Akibat Lakalantas Saat Ambil Hosti Kudus

Dikutip dari media victorynews.id, Kedua korban atas nama Desy Kase (17) dan adiknya Fony Kase (14) warga RT 012/RW 004 Desa Fotilo Kecamatan Amanatun Utara, terseret banjir di kali Tauanas, kecamatan Toianas. 

Kepala desa Fotilo, Marthen Tafuli, mengatakan bahwa kedua korban merupakan warganya dan tercatat sebagai pelajar SMA dan SMP.

“Kedua korban adalah warga saya dan tercatat sebagai pelajar SMA dan SMP” ungkap Marthen kepada victorynews.id pada, Minggu (3/7).

Baca Juga: Pakar Teologi Katolik Pater John Prior SVD Tutup Usia

Diberitakan bahwa korban atas nama Tony Kase sudah ditemukan sekitar pukul 18:00. Korban ditemukan sekitar 1 kilo meter dari titik kejadian, sedangkan satu korban lainnya belum ditemukan.*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.